Beras Raskin di Perawang banyak tak tersalurkan dan tak layak dimakan

TUALANG, seputarriau.co - Jatah Beras Miskin ( Raskin ) di Kelurahan Perawang yang menjadi kebutuhan bagi warga yang kurang mampu masih tersisa dan masih tersimpan di Aula Kantor Kelurahan Perawang yang ditutup dengan karpet berwarna biru juga diselimuti dengan kain spanduk berwarna hijau tidak tersalurkan lagi bagi warga Kelurahan perawang yang membutuhkannya. Kalau dilihat bulog tersebut juga tidak layak untuk dikonsumsi oleh warga dibandingkan jatah Raskin bulan sebelumnya. ( 12/12 ).

Ketika ditanya awak media seputarriau.co kepada salah satu warga Kelurahan Perawang yang tidak diketahui namanya menjelaskan " berasnya berbeda dengan jatah bulan kemarin, seperti kehitam - hitaman dan berbau. Berasnya harus dicuci berulang - ulang 3 sampai 5 kali cuci, saat dimasak pun aromanya berbau." tuturnya.

Apalagi  yang diketahui beras bulog bersisa tidak disalurkan untuk warga dan tumpukkan beras itupun tersimpan rapi di Aula Kantor Kelurahan Perawang takutnya nanti akan timbul kutu beras dan menjadi busuk karena tersimpan untuk waktu yang lama. Yang mana saat awak media seputarriau.co berkunjung kekantor Kelurahan Perawang diketahui beras tersebut dikarenakan ada salah satu RT yang belum juga mengambil ke Kelurahan Perawang, makanya beras tersebut disimpan di Aula.

saat dikonfirmasi kepada Kepala Kelurahan Perawang diruang kerjanya Bapak Yudha Rajasa menjelaskan"
Beras itu berlebih mungkin belum ada yang mengambil, yang penting itu sudah sesuai prosedur. Kenapa kita tutup takutnya nanti disetiap ada acara takutnya nanti orang - orang beranggapan itu untuk nyo ( orang diacara itu nantinya ), siapo yang bertanggung jawab nanti. RT yang mana belum menjemput kita belum tau, nanti kita cek lagi. imbuh yuda.

Ditambahkan yuda, "Memang beda dengan beras yang beratnya 50 kg dengan beratnya 15 kg, beda dengan bulan sebelumnya yang mana berasnya impor dari Thailand dan Vietnam. Memang pernah banyak yang ngeluh karena tidak sesuai dengan harapan masyarakat, beras yang tak bagus tolong dilaporkan dengan beras yang disalurkan, beras itukan dari pemerintah kita tidak tau, pelaporan biasanya kepada siapa? kalau tak salah Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat ( Kasi Kesra )." tuturnya.

( HRS/RK )


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar